[15/1 09:36] "Ketika hatimu kau gunakan untuk membahagiakan orang lain, maka Allah akan mengirimkan seseorang secara khusus untuk membahagiakanmu."
(Syekh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi rahimahullah)
[16/1 07:30] "Hidup sehat itu ada 10 bagian. Semuanya ada dalam taghaful (melupakan masalah-masalah kehidupan yang jika terlalu dipikirkan dan diingat-ingat terus bisa berdampak buruk secara psikis dan menjadi beban ), fokus melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan, mensyukuri yang ada dan lupakan yang tidak penting."
(Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah)
[17/1 07:37] "Terhalang dari kebaikan yang sebenarnya adalah engkau tidak termasuk dalam barisan penolong agama Allah di dalam pertempuran antara haq dan bathil !"
(Asy Syaikh Khalid Abu Syadi hafizhohullah)
[18/1 08:15] "Orang yang rajin shalat di malam hari dan berpuasa di siang hari tapi tidak bisa menjaga lisannya, pasti akan bangkrut di hari kiamat."
('Umar bin 'Abdul 'Aziz rahimahullah)
[19/1 07:36] "Jika manusia mendahuluimu dalam jabatan, harta atau kedudukan maka dahului mereka dalam shaf awal sholat, baca Al Qur'an dan berzikir. Engkau kan lebih bahagia, lebih tinggi dan lebih mulia."
(Dr. Hasan Al Husaini)
[20/1 07:48] "Hidup bahagia itu rezeki. Berkeluarga itu rezeki. Banyak masa lapang itu rezeki. Disayangi orang lain itu rezeki. Tubuh sehat, tidak sakit itu rezeki. Anak-anak sehat dan riang itu rezeki. Dikelilingi orang-orang shalih itu rezeki. Tiada beban hutang itu rezeki. Tiada musibah juga salah satu rezeki. Bisa berjalan ke masjid itu juga rezeki. Mudah untuk menegakkan sholat itu juga rezeki. Selalu ada uang itu juga rezeki. Betapa banyak rezeki yang Allah Ta'ala bagi. Alhamdulillah."
(Ustadz Aris Munandar hafizhohullah)
[23/1 09:10] "Makin bertambah usia dan pengalaman anda, anda akan pahami bahwa memberi itu lebih nikmat dan indah daripada menerima. Bahwa memaafkan itu lebih mulia dan bersih daripada menekan. Bahkan kekuatan hakiki itu bukan pada sikap keras dan kaku bahkan pada sikap baik, lembut dan lapang. Bahwa kehidupan dan manusia akan berlalu dan tak ada yang tetap tinggal selain jejak-jejak kebaikan."
(Dr. Mahmud Abdul Aziz)
[24/1 08:39] "Rajab bulan untuk menanam (kebaikan), Sya'ban bulan untuk menyiraminya, dan Ramadhan bulan untuk menuai hasilnya."
(Abu Bakr Al Warraq Al Balkhi rahimahullah)
[25/1 08:30] "Hati-hatilah ! ketika anda menzhalimi seseorang yang ia tak punya siapa-siapa kecuali Allah Ta'ala ..."
(Dr. Abdullah Al Ubaid)
[26/1 08:01] "Ambillah pelajaran dari orang-orang sebelummu, sebelum orang-orang setelahmu mengambil pelajaran darimu."
(Al Imam Ibnul Jauzi rahimahullah)
[30/1 04:58] "Bersedekah kepada orang yang membutuhkan di hadapan putramu, itu setara dengan 1000 ceramah tentang sedekah. Sehelai daun yang kau buang ke tempat sampah di hadapan putrimu, lebih berkesan untuknya daripada mengkhutbahinya tentang kebersihan. Pendidikan yang sebenarnya itu adalah dengan teladan, bukan nasehat semata."
(Ustadz Ihsanul Faruqi hafizhohullah)
[31/1 05:12] "Popularitas itu memang akan membuat semua mata menatapmu dan semua orang memperhatikanmu. Namun hal itu akan merampas kemerdekaanmu."
(Asy Syaikh Thanthawi rahimahullah)
[1/2 05:36] "Bahkan seandainya yang dizhalimi adalah orang kafir. Kamu zhalimi dia. Kemudian ia berdoa kepada Allah Ta'ala, maka Allah Ta'ala akan kabulkan doanya. Bukan karena Allah Ta'ala cinta kepada orang kafir, tapi karena Allah Ta'ala mencintai keadilan."
(Asy Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah)
[2/2 05:06] "Dunia itu hanya setetes*. Jika kau dapat jangan sombong, karena itu hanya setetes. Jika kau tak dapat jangan bersedih, karena itu juga hanya setetes."
(Ustadz Abdul Somad hafizhohullah)
*nikmat dunia dibandingkan nikmat akhirat, bagaikan setetes air dengan air di lautan.
[3/2 04:41]"Jangan ceritakan kebahagiaanmu di hadapan orang yang tengah bersedih, jangan ceritakan tumpukan hartamu di hadapan orang yang menanggung hutang, jangan ceritakan tentang ayahmu dihadapan ia yang yatim. Empatimu pada orang disekelilingmu harus lebih tinggi daripada kepedulianmu terhadap diri sendiri."
(Ustadz Ihsanul Faruqi hafizhohullah)
[4/2 05:14] "Di masa jaya dan sejahtera, kencangkanlah ketaatan kepada Allah Ta'ala. Jangan menunggu susah untuk kembali kepada Allah Ta'ala, karena bisa saja itu sudah terlambat. Lihatlah Nabi Yunus 'alaihi sallam. Di masa tenang dan penuh 'afiyah, beliau banyak bertasbih dan menyembah Allah Ta'ala. Maka Allah Ta'ala menolongnya di masa susah, yakni saat di telan paus."
(Adh Dhahhak bin Qais)
[5/2 05:35] Seorang salaf pernah ditanya tentang amalan yang dapat mendekatkan kepada Allah Ta'ala dan mendekatkan kepada manusia. Maka beliau menjawab,
"Yang dapat mendekatkanmu kepada Allah Ta'ala adalah dengan meminta kepadaNya. Dan yang dapat mendekatkanmu kepada manusia adalah dengan tidak meminta kepada mereka."
(Shifatush Shofwah 4/166)
[6/2 05:15] "Jangan minta harta yang banyak, tapi mintalah harta yang berkah. Sebab berkah berarti mencukupimu dalam kebaikan, sedangkan banyak bisa jadi menyibukkanmu dalam maksiat."
(Al Habib Nabiel bin Fuad Al Musawa)
[7/2 07:17] "Yakinlah bahwa umur itu kan berhenti, namun kesibukan tak kan pernah berhenti. Ketahuilah bahwa penghuni kubur sekarang belumlah meraih semua angan-angan dan cita-citanya. Jadilah orang yang cerdas dan tetaplah waspada."
(Prof. Dr. Salih As Sulthon)
[8/2 06:59] "Ilmu akan mewariskan ketawadhuan kepada pemiliknya. Kamu tidak akan mendapati orang 'alim yang sombong, menolak kebenaran dan merendahkan manusia."
(Syaikh Shalih Alu Syaikh hafizhohullah)
[9/2 05:35] "Sungguh, aku bermaksiat kepada Allah Ta'ala hingga aku mengetahui hal itu berakibat pada berubahnya perilaku keledai tungganganku, pembantuku, istriku, dan munculnya tikus di rumahku."
(Al Imam Al Fudho'il bin Iyyadh rahimahullah)
[10/2 05:54] "Apakah anda mengira bahwa orang shalih itu yang tanpa dosa? Tidak !
Namun mereka minta agar dosanya ditutupi dan tidak terang-terangan, minta ampun dan tidak terus-terusan, mengakui dan tidak membenarkan dosa dan mereka mengiringi dengan kebaikan setelah berbuat dosa."
(Dr. Ahmad Al Muhammadi)
[11/2 05:03] "Siapa yang berkhidmat untuk agama Allah Ta'ala , niscaya Allah Ta'ala hadirkan orang yang akan berkhidmat untuk dirinya."
(Ustadz Farid Ahmad Okbah hafizhohullah)
[12/2 08:10] "Bertemu orang banyak tak berfaidah apa-apa kecuali omong kosong saja. Maka aku tak ingin banyak-banyak berjumpa orang, kecuali untuk mencari ilmu atau mendamaikan manusia."
(Imam Al Humaidi rahimahullah)
[13/2 04:49] "Ketika kamu mencintai orang sholih, ketahuilah di dalam dirimu ada kebaikan. Dan ketika kamu dicintai oleh orang sholih, mengertilah bahwa di dalam dirimu ada rahasia (keistimewaan)".
(Al Habib Umar bin Hafidz hafizhohullah)
[14/2 05:00]
يحسب أن ماله أخلده ( الهمزة :٣)
Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya (QS Al Humazah ayat 3)
"Angan-angan manusia bertambah panjang dengan bertambahnya harta, sampai-sampai dia mengira bahwa kelestarian bertambah dengan kemakmuran. Demi Allah, umur orang kaya tidak dipanjangkan karena kekayaannya dan umur orang fakir tidak dipendekkan karena kefakirannya."
(Syekh Abdul Aziz Ath Tharifi hafizhohullah)
[15/2 05:06] "Segala sesuatu sudah Allah Ta'ala takdirkan. Allah telah membagi bahagia, celaka, rizki dan umur hamba-hambaNya. Apa yang menjadi jatahmu, kan anda dapatkan walaupun anda lemah. Apa yang menjadi jatah orang lain, tak bisa anda dapatkan sekuat apapun anda."
(Syaikh Ali Ath Thanthawi)
[16/2 05:02] "Rajab bulan untuk menanam (kebaikan), Sya'ban bulan untuk menyiraminya, dan Ramadhan bulan untuk menuai hasilnya."
(Abu Bakr Al Warraq Al Balkhi rahimahullah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar